
Di depan masjid darurat, ketika masjid agung Ngawi sedang dalam proses pembangunan.
Bersama sahabat dan motor kenangan yang telah banyak mengukir kisah indah.
Untuk sahabat, tetap bertahan dengan kisah klasik kita, dan coba kau tunjuk satu bintang, sebagai pedoman langkah kita.
Untuk motorq, terimakasih telah banyak membantu. Jarang rewel meski kupaksa mendaki Cemoro Sewu, dan menuruni Tawangmangu. Maaf, ketika hampir membuatmu jatuh dalam jurang.
Dan bila mimpi terwujudkan, di sisimu s'lalu hariku.
0 korban iseng:
Post a Comment